
Purworejo, Senin, 24 Agustus 2026 — SMP Negeri 27 Purworejo menyelenggarakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan penuh khidmat dan semangat. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026, tersebut diikuti oleh seluruh warga sekolah sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kegiatan tersebut, SMP Negeri 27 Purworejo menghadirkan Nanang Wahyudi, M.Pd., yang juga merupakan alumni SMP Negeri 27 Purworejo, sebagai narasumber. Kehadiran beliau menjadi sesuatu yang istimewa karena selain memberikan tausiah dan motivasi kepada para siswa, beliau juga pernah menjadi bagian dari keluarga besar SMP Negeri 27 Purworejo.
Dalam penyampaiannya, Nanang Wahyudi, M.Pd. mengangkat tema “Kenali Rasulnya, Cintai Ajarannya, Meneladani Akhlaknya.” Tema tersebut mengajak para siswa untuk tidak hanya mengenal Nabi Muhammad SAW secara pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah serta menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu bagian yang menarik perhatian siswa adalah ketika narasumber menjelaskan sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW. Para siswa diajak untuk mengenal dan memahami sifat siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
Untuk membuat kegiatan lebih interaktif, narasumber memberikan sejumlah pertanyaan kepada siswa. Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat mendapatkan reward sebagai bentuk apresiasi. Kegiatan tersebut membuat suasana peringatan Maulid Nabi menjadi lebih hidup dan mendorong siswa untuk berani berpartisipasi.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan memahami bahwa sifat-sifat Nabi Muhammad SAW bukan hanya untuk diketahui, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan. Kejujuran, dapat dipercaya, menyampaikan kebenaran, serta memiliki kecerdasan dan kebijaksanaan merupakan nilai-nilai yang sangat penting bagi generasi muda.
Selain membahas keteladanan Rasulullah, Nanang Wahyudi, M.Pd. juga memberikan motivasi kepada para siswa melalui konsep 2B + MOT, yaitu:
B pertama: Belajar sungguh-sungguh
Siswa diajak untuk memiliki kesungguhan dalam menuntut ilmu. Belajar membutuhkan usaha, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus berkembang.
B kedua: Berdoa sungguh-sungguh
Selain berusaha, siswa juga diingatkan untuk selalu berdoa kepada Allah SWT. Doa menjadi bagian penting dalam mengiringi setiap usaha yang dilakukan.
MOT: Motivasi yang besar, Optimis, dan Tawakal
Para siswa didorong untuk memiliki motivasi yang kuat, selalu optimis dalam menghadapi tantangan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan usaha secara maksimal.
Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa dalam meraih cita-cita. Kesuksesan tidak hanya membutuhkan kemampuan, tetapi juga kesungguhan belajar, doa, motivasi, sikap optimis, dan tawakal.
Dalam tausiyahnya, narasumber juga menyampaikan sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW serta keluarga beliau. Siswa diajak mengenal lebih dekat sosok Rasulullah, mulai dari kelahiran, keluarga, hingga perjalanan kehidupan beliau sebagai manusia pilihan Allah SWT.
Penyampaian sejarah tersebut menjadi bagian penting agar siswa tidak hanya mengenal Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul, tetapi juga memahami perjuangan dan keteladanan beliau dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Dengan mengenal sejarah Rasulullah secara lebih dekat, diharapkan tumbuh rasa cinta dan kebanggaan dalam diri siswa untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam bersikap, berbicara, belajar, bergaul, dan menghadapi berbagai persoalan.
Salah satu siswa memberikan kesan terhadap pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, kegiatan berjalan cukup lancar dan memberikan banyak pelajaran bagi siswa.
“Kegiatan Maulid Nabi tadi berjalan cukup lancar. Tetapi, masih ada beberapa anak yang ramai dan sibuk sendiri sehingga kurang memperhatikan acara. Pesan saya, semoga ke depannya kita bisa lebih tertib, menghargai tamu atau pengisi acara, dan mengikuti kegiatan dengan lebih baik.”
Kesan tersebut menjadi refleksi bersama bagi seluruh siswa. Sebuah kegiatan keagamaan tidak hanya dinilai dari kelancarannya, tetapi juga dari sikap peserta dalam mengikuti kegiatan. Sikap tertib, menghargai narasumber, dan menyimak dengan baik merupakan bagian dari akhlak yang juga diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SMP Negeri 27 Purworejo diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Nilai-nilai yang disampaikan dalam kegiatan tersebut hendaknya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat “Kenali Rasulnya, Cintai Ajarannya, Meneladani Akhlaknya” menjadi pesan utama yang diharapkan terus melekat dalam diri seluruh siswa. Dengan mengenal Rasulullah, mencintai ajarannya, dan meneladani akhlaknya, generasi muda diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang jujur, amanah, cerdas, santun, bertanggung jawab, serta memiliki semangat untuk meraih cita-cita.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SMP Negeri 27 Purworejo pun menjadi momentum untuk memperkuat karakter religius sekaligus membangun semangat belajar para siswa melalui pesan 2B + MOT: Belajar sungguh-sungguh, Berdoa sungguh-sungguh, Motivasi yang besar, Optimis, dan Tawakal.

Beri Komentar